sabtu pagi..
kereta tiba tepat waktu di stasiun tugu
adikku laki-laki menjemput dengan megapro-nya
dia bawa 2 (dua) buah helm, satu untuk dia dan yang satu lagi untuk aku
di jalan untungnya aku masih bisa bersyukur, masih bisa menghirup udara jogja tercinta
lewat jalan kretek kewek yang masih dimodifikasi, ternyata di pertigaan jalan mataram situ udah ada bangjo-nya, katanya sih solusi untuk mengurangi macet di jalan malioboro
dibonceng adikku, aku sudah sampai di jalan yos sudarso, sekarang ditengah kerimbunan pepohonannya, wuih lumayan segar udaranya, saat itu jam arlojiku menunjukkan 06.13 wib.
sepeda motor melaju lurus ke utara ke arah bunderan UGM.
wah-wah ada gapura yang cukup keren, bagus, dan mewah di depannya
bisa ditaksir kira-kira pembuatan gapura itu bisa habis sekitar Rp.150 jutaan
duit dari mana yah… terima kasih kepada mahasiswa baru yang sudah merelakan uang ortunya untuk masuk UGM..
semoga kalian bisa menjadi sarjana yang berguna bagi nusa dan bangsa..Amin
muter di bunderan UGM, suasana gak banyak perubahan, masih ada di sudut-sudut jalan beberapa outlet kecil untuk jualan voucher handphone… yang isinya PULSA.
PULSA kalo dilihat kebutuhannya sekarang kayaknya sudah masuk dalam SEMBAKO (sembilan bahan pokok)
barusan ada seorang wanita melintas di depanku saat aku menulis blog ini, dia berteriak "stress deh pulsaku habis!!!"
tuh kekurangan PULSA aja bisa stress apalagi yang kekurangan makan dan minum.
sepeda motor adikku melesat masuk ke sebuah jalan depan wartel & kopma UGM, sebenarnya melihat keadaan sekarang sih bisa disebut sebagai GANG tikus (kata orang jakarta), lha wong mobil gak bisa masuk lagi kayak dulu…
kelihatan wartel masih buka yang bisa menandakan produktivitas orang jogja lebih bagus dari pada orang jakarta (kenapa?)
jalan kaliurang di sebelah utara bank BNI 46 cabang UGM, ada bangunan belum jadi, kalo dilihat bentuknya kayak apa ya?
belok ke jalan kesehatan lewat fakultas kedokteran umum & kedokteran gigi UGM, sangat bagus dan megah. Kata adikku yang jadi mahasiswa situ, sekarang KU-UGM udah pake standard internasional, jadi calon dokter angkatan 2002 yang akan lulus 4,5 tahun mendatang akan menggondol ijazah kelulusan S-1 yang disertifikasi Internasional, mungkin itu hal yang lumayan bagus yang pernah terjadi di Indonesia khususnya di UGM. dokter Indonesia bisa bersaing di luar negeri.
lurus ke utara lewat jalan grafika sebelah barat ada kampus teknik tercinta, sebelah timur ada kampus biologi, gak banyak aktifitas diluarnya, kadang kelihatan bis kota berseliweran, ingat jaman dulu ada balapan bis kota drag race di jalan grafika pada ngejar setoran eh taunya kecelakaan terjadi yang korbannya sebagian besar mahasiswa yang sedang menyeberang di jalan grafika, weleh2 akhirnya dibuat pembatas jalan sekalian ama polisi tidur/polwan hamil dibuat biar bis gak pada ngebut.
ke utara lagi ada bangunan baru, grafika juga bikin bunderan kayak di depan wisma kagama, kalo mau belok kanan ke arah jakal harus melintas bunderan terus melipir di jalan depan gedung pasca sarjana sampe kampus MM. kalo belok kira masuk ke arah pogung dimana pogung itu adalah tempat tinggal, istana dan surga buat mahasiswa UGM, hampir semua fasilitas semuanya ada di pogung dari kamar kost, warung makan, laundry, pos kamling, fotokopi, toko HP/voucher, rental komputer, warnet, warung burjo, dll. semuanya ada di radius 1000 m alias 1 km jadi kita jalannya gak usah jauh-jauh…
akhirnya sampe juga di rumah kakekku… istirahat, mandi, trus pergi ke kota jogja